Home » Tak Berkategori » Ketua Prodi S2 PMI UIN RIL Menjadi Narasumber pada Launching Roadmap Pengembangan Ekonomi Desa Penyangga TNWK

Ketua Prodi S2 PMI UIN RIL Menjadi Narasumber pada Launching Roadmap Pengembangan Ekonomi Desa Penyangga TNWK


Bandar Lampung, 10 Juni 2026 – Ketua Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Dr. M. Mawardi J., M.Si, menjadi narasumber dalam kegiatan Peluncuran (Launching) Peta Jalan (Roadmap) Pengembangan Ekonomi Desa-Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan berlangsung di Hotel Golden Tulip Springhill Lampung pada Rabu (10/6/2026) pukul 09.00–12.30 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan awal dari para pakar, pemangku kepentingan, serta praktisi yang memiliki relevansi dan kepedulian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas. Masukan tersebut akan menjadi landasan dalam penyusunan roadmap yang berorientasi pada pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), UIN Raden Intan Lampung, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, serta Universitas Indonesia. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendorong pembangunan kawasan penyangga TNWK.

Dalam forum tersebut, Dr. M. Mawardi J., M.Si hadir sebagai perwakilan UIN Raden Intan Lampung pada bidang pemberdayaan masyarakat dan kelembagaan. Pada paparannya, beliau membahas kondisi dan dinamika masyarakat yang berada di 32 desa penyangga Kawasan Taman Nasional Way Kambas, baik dari aspek sosial, ekonomi, kelembagaan, maupun potensi pengembangan masyarakat yang dapat dioptimalkan pada masa mendatang.

Menurutnya, pengembangan ekonomi masyarakat desa penyangga TNWK perlu dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Selain itu, penguatan kelembagaan lokal menjadi faktor penting dalam menciptakan kemandirian masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan konservasi.

Melalui keterlibatan akademisi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan roadmap pengembangan ekonomi desa-desa penyangga TNWK dapat menjadi pedoman strategis dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Partisipasi Ketua Prodi S2 Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi akademik dan keilmuan bagi penguatan pemberdayaan masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. (HP)