S2 PMI Ikuti PSAP Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung


Bandar Lampung – Program Studi Magister (S2) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung mengikuti kegiatan Pengenalan Sistem Akademik Pascasarjana Mahasiswa Baru (PSAP) tahun akademik 2026/2027 yang diselenggarakan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lamban Raden Intan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, tersebut diikuti sebanyak 269 mahasiswa baru dari Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3). Dari jumlah tersebut, sebanyak 173 mahasiswa menempuh pendidikan pada program magister dan 96 mahasiswa pada program doktor.

Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam turut menyambut mahasiswa baru yang bergabung pada tahun akademik 2026/2027. Sebanyak 6 mahasiswa baru tercatat bergabung pada Program Studi S2 PMI dan mengikuti rangkaian kegiatan PSAP bersama mahasiswa baru dari program studi lainnya di lingkungan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung.

PSAP menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan akademik di lingkungan Pascasarjana. Rangkaian kegiatan memberikan pemahaman mengenai budaya akademik, sistem pendidikan, tata kelola akademik, etika keilmuan, serta berbagai ketentuan yang menjadi bagian dari proses pendidikan pada jenjang magister dan doktor.

Keikutsertaan enam mahasiswa baru S2 PMI dalam PSAP menjadi awal perjalanan akademik mereka di Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Program Studi S2 PMI berharap mahasiswa mampu mengikuti proses pendidikan secara aktif, kritis, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi integritas akademik. Semangat tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan keilmuan sekaligus menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (HP)

S2 PMI Jalin Kerja Sama dengan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung


Program Studi Magister (S2) Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung melakukan penandatanganan kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.

Kerja sama tersebut berfokus dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pemasyarakatan, khususnya dalam pengembangan kegiatan akademik dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini juga menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat binaan.

Kerja sama ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan melalui berbagai program kolaboratif yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Sinergi antara S2 Pengembangan Masyarakat Islam dan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan dan pengembangan masyarakat. (HP)

Ketua Prodi S2 PMI Sebagai Narasumber Diskusi Roadmap Ekonomi Desa Penyangga TNWK


Bandar Lampung, 29 Juli 2026 – Ketua Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Dr. M. Mawardi J, M.Si., turut berperan sebagai narasumber dalam diskusi penyusunan Roadmap Pengembangan Ekonomi Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Kegiatan berlangsung di Swissbell Hotel Lampung, diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Timur bekerja sama dengan Center for Climate and Sustainable Finance (CCSF) Universitas Indonesia. Kegiatan Tersebut menjadi bagian dari proses expert reviwe terhadap draf awal roadmap pengembangan ekonomi desa penyangga TNWK.

Dr. M. Mawardi J, M.Si., hadir sebagai pakar pada bidang Sosiologi Pedesaan memberikan masukan dengan menekankan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Ia menyoroti penguatan kapasitas masyarakat, modal sosial, kelembagaan lokal, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi desa penyangga TNWK.

Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi dan pakar dari Universitas Lampung (Unila), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung, sesuai dengan bidang keahlian yang relevan dalam penyusunan road map. Kegiatan ini bertujuan memperoleh telaah dan rekomendasi dari para ahli untuk memperkuat draft roadmap, memvalidasi substansi, serta mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki dan diperdalam. Hasil diskusi selanjutnya menjadi bahan penyempurnaan dokumen sebelum memasuki tahap konsultasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Keterlibatan Dr. M. Mawardi J, M.Si., sebagai pakar Sosiologi Pedesaan menunjukkan kontribusi akademisi UIN Raden Intan Lampung dalam memberikan perspektif keilmuan bagi perencanaan pembangunan masyarakat desa, khusunya dalam mendukung pengembangan ekonomi desa penyangga kawasan konservasi secara berkelanjutan. (HP)

Prodi S2 PMI UIN Raden Intan Lampung Gelar Sosialisasi Bersama Polda Lampung


Bandar Lampung, 29 Juli 2026 – Program Studi Magister (S2) Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung menyelenggarakan kegiatan sosialisasi secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dan diikuti oleh peserta dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Lampung.

Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung berkomitmen menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi aparatur, termasuk anggota Polri, untuk melanjutkan studi pada jenjang magister.

Sosialisasi dihadiri oleh perwakilan dari berbagai satuan kepolisian di lingkungan Polda Lampung, termasuk kepolisian resor (Polres) di wilayah Provinsi Lampung. Peserta memperoleh informasi mengenai profil Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam, kurikulum, sistem pembelajaran, persyaratan penerimaan mahasiswa baru, serta berbagai keunggulan akademik yang dimiliki program studi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi dan diskusi. Peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai proses perkuliahan, pengembangan kompetensi akademik, serta peluang pengembangan karier melalui pendidikan magister.

Melalui kegiatan ini, Prodi S2 Pengembangan Masyarakat Islam berharap semakin banyak personel kepolisian yang memperoleh informasi mengenai peluang studi lanjut di Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, sehingga kolaborasi antara dunia akademik dan institusi kepolisian dapat terus berkembang dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Prodi S2 Pengembangan Masyarakat Islam Laksanakan Audit Mutu Internal (AMI)


Bandar Lampung — Program Studi Magister (S2) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan ISO 21001:2018 pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjamin kualitas tata kelola, penyelenggaraan pendidikan, serta peningkatan mutu akademik sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Audit dilaksanakan oleh tim auditor yang terdiri atas Prof. Dr. Imam Syafei, M.Ag sebagai Lead Auditor, didampingi Any Eliza, S.E., M.Ak dan Gesit Yudha, M.I.P sebagai auditor. Kegiatan dihadiri oleh Ketua Program Studi, sekretaris program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta tim pendukung yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam.

Pelaksanaan audit difokuskan pada evaluasi kesesuaian implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan penerapan standar ISO 21001:2018 di lingkungan program studi. Proses audit dilakukan melalui pemeriksaan dokumen, verifikasi bukti pendukung, serta diskusi bersama pengelola program studi mengenai berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.

Pembahasan audit mencakup sembilan kriteria akreditasi, yaitu Kriteria I tentang Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi; Kriteria II mengenai Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama; Kriteria III tentang Mahasiswa; Kriteria IV mengenai Sumber Daya Manusia; Kriteria V tentang Keuangan, Sarana, dan Prasarana; Kriteria VI mengenai Pendidikan; Kriteria VII tentang Penelitian; Kriteria VIII mengenai Pengabdian kepada Masyarakat; serta Kriteria IX mengenai Luaran dan Capaian Tridharma. Setiap kriteria dievaluasi untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan dengan standar mutu institusi serta prinsip-prinsip yang diatur dalam ISO 21001:2018.

Lead Auditor, Prof. Dr. Imam Syafei, M.Ag, menyampaikan bahwa Audit Mutu Internal merupakan instrumen penting dalam membangun budaya mutu yang berkesinambungan di lingkungan perguruan tinggi. Melalui audit ini diharapkan setiap temuan dapat menjadi dasar perbaikan dan penyempurnaan sistem pengelolaan program studi sehingga kualitas layanan akademik terus meningkat.

Ketua Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam menyambut baik pelaksanaan audit tersebut sebagai momentum untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi. Hasil audit akan menjadi bahan penyusunan tindak lanjut dalam rangka meningkatkan efektivitas sistem penjaminan mutu, memperkuat tata kelola program studi, serta memastikan seluruh standar akademik dan nonakademik dapat dipenuhi secara optimal.

Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal SPMI dan ISO 21001:2018 ini, Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sistem pengelolaan pendidikan yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Komitmen tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan daya saing program studi serta menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berkontribusi bagi pengembangan masyarakat.(HP)

Prodi S2 PMI Laksanakan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru di Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang


Tulang Bawang, 30 Juni 2026 – Program Studi Magister (S2) Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang pada Selasa (30/6/2026).

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Sekretaris Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam yang menyampaikan berbagai informasi mengenai program akademik, keunggulan kurikulum, serta peluang pengembangan kompetensi yang ditawarkan kepada calon mahasiswa. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperluas akses informasi mengenai pendidikan magister sekaligus mempererat kerja sama antara Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dengan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam pengembangan sumber daya manusia.

Dalam pemaparannya, Sekretaris Program Studi menjelaskan bahwa Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan kemampuan melakukan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan kajian keislaman, teori pembangunan masyarakat, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, para aparatur sipil negara dan masyarakat yang hadir memperoleh informasi mengenai persyaratan pendaftaran, mekanisme seleksi, sistem perkuliahan, serta prospek karier bagi lulusan Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan terkait proses perkuliahan dan peluang pengembangan karier melalui pendidikan magister.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam menjangkau calon mahasiswa di berbagai daerah serta memperkenalkan program studi kepada instansi pemerintah. Diharapkan melalui kegiatan ini semakin banyak aparatur pemerintah dan masyarakat yang melanjutkan pendidikan ke jenjang magister guna meningkatkan kapasitas akademik, profesionalisme, serta kontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. (HP)

Prodi S2 Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung Ikuti International Colloquium


Bandar Lampung – Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung berpartisipasi dalam kegiatan International Colloquium yang diselenggarakan pada Kamis, 25 Juni 2026, bertempat di Auditorium Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan ini menjadi salah satu forum akademik internasional yang bertujuan memperkuat budaya ilmiah, memperluas jejaring kerja sama, serta meningkatkan wawasan sivitas akademika terhadap perkembangan isu-isu global.

International Colloquium menghadirkan Prof. Dr. Moh. Mizan Aslam dari United Arab Emirates University sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menyampaikan berbagai perspektif mengenai perkembangan kajian keislaman dan tantangan pendidikan tinggi di era global, sekaligus mendorong pentingnya penguatan kolaborasi riset internasional sebagai upaya menghasilkan karya ilmiah yang berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan Pascasarjana, dosen, mahasiswa, serta sivitas akademika dari berbagai program studi di lingkungan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, termasuk Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam. Kehadiran dosen dan mahasiswa PMI menunjukkan komitmen program studi dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui partisipasi aktif pada forum-forum ilmiah bertaraf internasional.

Melalui forum tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk berdialog secara langsung dengan narasumber internasional, memperluas wawasan keilmuan, serta membangun jejaring akademik yang dapat menjadi peluang kolaborasi penelitian maupun publikasi ilmiah pada masa mendatang.

Partisipasi Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam dalam International Colloquium diharapkan semakin memperkuat budaya akademik yang unggul, meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi, serta mendukung visi Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung sebagai institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (HP)

Menguatkan Nilai-Nilai Islam di Tengah Era Post-Humanisme: Perspektif Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat


Bandar Lampung – Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah melahirkan berbagai perubahan dalam kehidupan manusia, termasuk munculnya gagasan post-humanism yang menjadi salah satu isu penting dalam diskursus akademik global. Menyikapi fenomena tersebut, Prof. Dr. Fitri Yanti, M.A., dosen homebase Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, berpartisipasi aktif sebagai narasumber dalam Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Institut Darul Fattah Lampung pada 23 Mei 2026.

Seminar Internasional tersebut mengangkat tema “Post-Humanism and Islamic Values: Challenges for Islamic Educators in the 21st Century”, yang menghadirkan para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan Islam untuk mendiskusikan tantangan serta peluang yang muncul akibat perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, dan transformasi sosial di era digital.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Fitri Yanti menekankan bahwa perkembangan teknologi dan konsep post-humanisme tdipandang sebagai momentum untuk memperkuat peran nilai-nilai Islam dalam membimbing arah perkembangan peradaban manusia. Menurutnya, kemajuan teknologi harus tetap berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan spiritualitas yang menjadi inti ajaran Islam.

Dari perspektif komunikasi dan pengembangan masyarakat, Prof. Fitri Yanti menjelaskan bahwa tantangan utama era post-humanisme adalah bagaimana membangun kesadaran kritis masyarakat terhadap penggunaan teknologi secara bijak. Pendidikan Islam perlu mengambil peran strategis dalam membentuk generasi yang unggul dalam literasi digital, memiliki karakter, integritas, dan kepekaan sosial yang kuat.

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan komunikasi dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pendidik Islam dituntut mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai media edukasi dan transformasi sosial tanpa kehilangan substansi nilai-nilai Islam yang menjadi landasan utama pembentukan karakter umat.

Kegiatan Seminar Internasional ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan berbagai perspektif keilmuan dalam merespons tantangan abad ke-21. Kehadiran Prof. Dr. Fitri Yanti sebagai narasumber menunjukkan kontribusi aktif akademisi Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam pengembangan pemikiran Islam kontemporer, khususnya dalam menjawab berbagai dinamika sosial, teknologi, dan kemanusiaan yang berkembang di tingkat global.

Melalui forum akademik internasional tersebut, diharapkan lahir berbagai gagasan dan strategi inovatif yang mampu memperkuat peran pendidikan Islam dalam membangun masyarakat yang berkemajuan, berkarakter, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman di tengah era post-humanisme.

Etika Publik dan Komunikasi Demokrasi: Kontribusi Akademisi UIN Raden Intan Lampung dalam Penguatan DKPP RI


Bandar Lampung- Komitmen akademisi dalam memperkuat kualitas demokrasi dan etika penyelenggaraan pemilu terus ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai forum nasional. Salah satunya ditunjukkan oleh Prof. Dr. Fitri Yanti, M.A., dosen homebase Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung yang mengikuti kegiatan Diseminasi Penguatan Kapasitas Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI) Tahun 2026 pada tanggal 20–22 April 2026 di Novotel Palembang Hotel & Residence. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi Tim Pemeriksa Daerah dalam menjalankan tugas pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

Prof. Dr. Fitri Yanti, M.A. menyampaikan bahwa penguatan kapasitas Tim Pemeriksa Daerah memiliki peran strategis dalam memastikan tegaknya etika penyelenggara pemilu. Menurutnya, demokrasi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh prosedur dan hasil pemilu, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam menjunjung tinggi etika publik dan integritas kelembagaan.

Keikutsertaan Prof. Fitri Yanti dalam kegiatan tersebut menunjukkan kontribusi nyata akademisi Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung penguatan tata kelola demokrasi yang berintegritas. Keterlibatan akademisi dalam forum nasional seperti ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga negara dalam mengembangkan praktik demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai etika, akuntabilitas, dan kepentingan publik. (HP)

Ketua Prodi S2 PMI UIN RIL Menjadi Narasumber pada Launching Roadmap Pengembangan Ekonomi Desa Penyangga TNWK


Bandar Lampung, 10 Juni 2026 – Ketua Program Studi S2 Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Dr. M. Mawardi J., M.Si, menjadi narasumber dalam kegiatan Peluncuran (Launching) Peta Jalan (Roadmap) Pengembangan Ekonomi Desa-Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan berlangsung di Hotel Golden Tulip Springhill Lampung pada Rabu (10/6/2026) pukul 09.00–12.30 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan awal dari para pakar, pemangku kepentingan, serta praktisi yang memiliki relevansi dan kepedulian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas. Masukan tersebut akan menjadi landasan dalam penyusunan roadmap yang berorientasi pada pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), UIN Raden Intan Lampung, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, serta Universitas Indonesia. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendorong pembangunan kawasan penyangga TNWK.

Dalam forum tersebut, Dr. M. Mawardi J., M.Si hadir sebagai perwakilan UIN Raden Intan Lampung pada bidang pemberdayaan masyarakat dan kelembagaan. Pada paparannya, beliau membahas kondisi dan dinamika masyarakat yang berada di 32 desa penyangga Kawasan Taman Nasional Way Kambas, baik dari aspek sosial, ekonomi, kelembagaan, maupun potensi pengembangan masyarakat yang dapat dioptimalkan pada masa mendatang.

Menurutnya, pengembangan ekonomi masyarakat desa penyangga TNWK perlu dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Selain itu, penguatan kelembagaan lokal menjadi faktor penting dalam menciptakan kemandirian masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan konservasi.

Melalui keterlibatan akademisi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan roadmap pengembangan ekonomi desa-desa penyangga TNWK dapat menjadi pedoman strategis dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Partisipasi Ketua Prodi S2 Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi akademik dan keilmuan bagi penguatan pemberdayaan masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. (HP)